Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Desember 2015

Rindu

Rindu adalah buah dari menunggu
Datangnya tak tentu waktu
Rasanya pun sakit seperti tersayat sembilu

Rindu adalah buah dari menunggu
Bersama hujan tumbuh subur di dadaku
Mengalir lembut dari ujung mataku

Rindu adalah buah dari menunggu
Hening seperti tawamu
Yang lama hilang dari ingatanku

Minggu, 15 Maret 2015

Puncak Rindu

Malam di puncak rindu
aku masih ingat jelas suara riuh tawamu
masih terasa lembut sentuhan jemarimu
tapi aku lupa kapan kita terakhir kali bertemu
mungkin sudah sepersekian waktu
aku ingin memelukmu
lebih erat dari hari-hari yang lalu
agar kau tak pergi dari diriku

Jumat, 14 Maret 2014

Maaf

Dear you.

Maaf jika mulutku sering membisu, karena aku hanya seorang laki-laki pemalu yang sering kehilangan kata saat bertemu denganmu.

Maaf jika aku sering memalingkan pandanganku padamu saat kita bertemu, bukan karena aku sombong atau tak mau melihatmu, tapi karena aku hanya ingin menyimpan rasa penasaranku padamu.

Maaf jika aku sering membuatmu ragu, aku hanya tak ingin mengumbar rasaku pada semesta, biarkan kita yang menikmatinya saja.

Maaf jika aku sering menyakitimu, semoga pelukku bisa mengobati perihnya lukamu.