Hai, apa apa kabar mu hari ini?
Saya sebenarnya agak malas menyapamu hari ini, tapi ya sudah lah memang sudah tugas saya untuk menjagamu. Kamu masih ingat perjumpaan kita waktu itu? Dimana kamu buat saya kecewa dengan harapan-harapan kosong itu. Memang sebenarnya salah saya juga sih, saya kurang rajin untuk memperjuangkan mu sehingga banyak hal yang kampret terjadi. Semoga semester ini kamu tidak membuat saya nyesek lagi seperti semester lalu. IPK saya janji untuk lebih memperhatikan dan memperjuangnkanmu.
Selasa, 17 Februari 2015
Surat Untuk IPK
Minggu, 01 Februari 2015
Gitar Lama
Sore ini aku memainkan lagu The Man Who Can't Be Moved dari The Script, nada demi nada yang ku mainkan bersamamu. Suara mu semakin sumbang saja, nada-nadamu semakin tak berirama. Mungkin karena dawai-dawaimu telah lama dan usang, atau mungkin karena lehermu yang sudah agak bengkok kurasa. Aku masih ingat ketika kita pertama kali berjumpa dulu, sedikit ragu untuk memilihmu, bukan karena kamu tak bermerk tapi memang karena kualitasmu yang memang di bawah rata-rata, tapi tak apa yang namanya cinta memang tak mengenal logika. disaat ada yang melebihi segala hal yang yang namanya cinta apa mau dikata, kali ini hati mengalahkan logika.
Langganan:
Komentar (Atom)