Jumat, 14 Maret 2014

Maaf

Dear you.

Maaf jika mulutku sering membisu, karena aku hanya seorang laki-laki pemalu yang sering kehilangan kata saat bertemu denganmu.

Maaf jika aku sering memalingkan pandanganku padamu saat kita bertemu, bukan karena aku sombong atau tak mau melihatmu, tapi karena aku hanya ingin menyimpan rasa penasaranku padamu.

Maaf jika aku sering membuatmu ragu, aku hanya tak ingin mengumbar rasaku pada semesta, biarkan kita yang menikmatinya saja.

Maaf jika aku sering menyakitimu, semoga pelukku bisa mengobati perihnya lukamu.